Posts Tagged Menulis

Metode Global – Membaca Menulis Permulaan


Metode Global atau metode kalimat adalah sebuah metode MMP yang diawali dengan penyajian beberapa kalimat secara global. Untuk membantu pengenalan kalimat biasanya digunakan gambar. Gambar tersebut dituliskan kalimat yang merujuk pada makna gambar.

Contoh  kalimat:
ini kuda

Maka gambar yang cocok untuk menyertai kalimat itu adalah gambar kuda.

Selanjutnya setelah anak diperkenalkan dengan beberapa kalimat, barulah proses pembelajaran MMP dimulai.

Mula-mula guru mengambil salah satu kalimat dari beberapa kalimat yang diperkenàlkan di awal pembelajaran. Kalimat tersebut dijadikan dasar/alat untuk pembelajaran MMP . Melalui proses deglobalisasi ( proses penguraian kalimat menjadi satuan-satuan   yang lebih kecil, yakni menjadi kata , suku kata,  dan huruf) , selanjutnya anak menjalani proses belajar MMP.

Proses penguraian kalimat menjadi kata, kata menjadi suku kata , suku kata menjadi huruf-huruf, tidak disertai dengan proses sintesis (perangkaian kembali)

Contoh

Ini  kuda
Ini        kuda
I-ni     ku-da
I-n-i      k-u-d-a

Advertisements

, , , ,

Leave a comment

Metode Pembelajaran MMP- Metode SAS


Metode SAS adalah salah satu metode Pembelajaran Membaca Menulis Permulaan.

SAS singkatan dari Struktural Analitik Sintetik. Metode  ini mengawali pelajaran dengan menampilkan kalimat secara utuh. Mula-mula anak diperkenalkan sebuah struktur yang memberi makna lengkap yakni struktur kalimat.

Kemudian melalui proses analitik, anak-anak diajak untuk mengenal konsep kata. Kalimat utuh dijadikan tonggak dasar untuk membaca permulaan ini diuraikan menjadi satuan-satuan bahasa yang lebih kecil  yang disebut kata. Proses analisa ini berlanjut hingga pada wujud satuan bahasa yang terkecil yang tidak bisa diuraikan lagi yakni huruf.

Proses penganalisa/penguraian dalam metode SAS meliputi:

  1. kalimat menjadi kata-kata
  2. kata menjadi suku kata
  3. suku kata menjadi huruf-huruf

Tahap selanjutnya anak didorong untuk melakukan sinstesa (menyimpulkan). Satuan-satuan bahasa yang telah diurai dikembalikan lagi . Huruf-huruf menjadi sukukata  kemudian menjadi kata dan akhirnya kalimat. Dengan Proses sintesis ini anak akan menemukan kembali struktur semual yakni kalimat secara utuh.

Contoh   Bahan ajar dengan metode SAS

Tema: Keluargaku

ini ayah

ini           ayah

i-ni         a-yah

i-n-i       a-y-a-h

ini          ayah

ini ayah

Beberapa manfaat dari metode SAS ini adalah:

  • metode ini sejalan dengan prinsip linguistik yang memandang satuan bahasa terkecil untuk berkomunikasi adalah kalimat . Kalimat dibentuk oleh stauan bahasa yakni kata, suku kata dan fonem (huruf-huruf)
  • mempertimbangkan pengalaman berbahasa anak. karena dimulai dari sesuatu yang dikenal anak
  • sesuai dengan prinsip inkuiri (menemukan sendiri). Anak mengenal dan memahami sesuatu berdasarkan temuannya. Sikap ini akan membantunya dalam mencapai keberhasilan belajar.

, , , , , ,

Leave a comment

Membaca Menulis Permulaan (MMP)


MMP adalah Membaca Menulis Permulaan yang merupakan program pembelajaran yang diorientasikan kepada kemampuan membaca dan menulis permulaan di kelas-kelas awal SD.

Kemampuan membaca  permulaan lebih diorientasikan pada kemampuan membaca tingkat dasar yakni  kemampuan melek huruf. Artinya anak-anak dapa mengubah dan melafalkan lambang-lambang tertulis menjadi bunyi yang bermakna. Pada tahap ini sangat dimungkinkan anak-anak dapat melafalkan lambang-lambang huruf  yang dibacanya tanpa diikuti oleh pemahaman terhadap lambang bunyi tersebut.

Kemampuan melek huruf ini  selanjutnya dibina dan ditingkatkan menuju kemampuan membaca tingkat lanjut yaitu melek wacana.

Kemampuan menulispermulaan tidak jauh berbeda dengan kemampuan membaca permulaan. Pada tingkat dasar/permulaan , pembelajaran menulis diorientasikan pada kemampuan yang bersifat mekanik. Anak-anak dilatih untuk dapat menuliskan lambang-lambang tulis yang jika dirangkaikandalam sebuah struktur, lambang-lambang itu menjadi bermakna.

Dengan kemampuan dasar ini anak-anak, secara perlahan-lahan anak-anak akan digiring pada kemampuan menuangkan gagasan, pikiran, perasaan ke dalam bentuk tulis.

sumber : T, W Solehan  dkk, Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD, Universitas Terbuka 2014

, , ,

Leave a comment

Kumpulan Cerpen Karya Guru 2012 Pustaka Ola – BOBO


Kumpulan Cerpen karya Guru- Pemenang Lomba Cerpen anak karya  Guru di majalah BOBO

Kumpulan Cerpen karya Guru- Pemenang Lomba Cerpen anak karya Guru di majalah BOBO

Buku kumpulan cerpen Karya guru sudah terbit. Cerpen ini adalah pemenang lomba cerpen anak karya guru yang diselenggarakan setiap tahun oleh majalah BOBO.

Alhamdulillah cerpen saya terpilih dalam 10 cerita pilihan .Cerpen saya berjudul ‘Ada Pohon Tumbuh di Dalam Kelas’

,

6 Comments

Alhamdulillah Menjadi Pemenang Lomba Cerpen Oleh Guru di Majalah BOBO 2012


Tanggal 31 Mei Majalah BOBO mengumumkan pemenang Lomba Cerpen oleh Guru 2012,  Alhamdulillah ketika membuka halaman pertama, nama saya tertera di sana sebagai salah satu pemenang  10 cerita pilihan. Cerpen saya berjudul Ada Pohon Tumbuh di Dalam Kelas.

Mudah-mudahan ini dapat memberikan motivasi bagi saya dan anak -anak  dalam mengapresiasi dan memproduksi sebuah karya sastra.

Man jadda wajada….

, , ,

11 Comments

Memotivasi Anak Membuat Puisi #1


Mencintai karya sastra sejak kecil tentunya akan menjadi benih yang berguna di kemudian hari. Apalagi jika kemudian anak tergerak hatinya untuk membuat karya sastra, baik berupa cerita maupun puisi. ‘Special Moment’ inilah yang patut kita apresiasi.

Seperti di semester 2 tahun-tahun lalu saya selalu menemukan bibit- bibit unggul yang memiliki kecerdasan linguistik utamanya membuat dan mendeklamasikan puisi. Tentu saja ‘penemuan’ ini tidak serta merta datang begitu saja apabila kita sebagai pendidik tidak memfasilitasi tumbuh dan kembangnya kemampuan berbahasa ini. Melalui KD Bahasa Indonesia di kelas 2 SD, saya selalu mengajak anak-anak untuk mencoba sendiri membuat puisi anak sederhana. Langkah-langkah secara garis besar pembelajaran ini adalah:
Read the rest of this entry »

, , , , ,

1 Comment

Belajar Membuat Puisi Sejak Dini


Ini adalah salah satu pembelajaran yang saya lakukan untuk memotivasi anak dalam mencipta puisi. Harapannya anak-anak akan mencintai , menghargai karya sastra khususnya puisi dan terutama mampu membuat puisi sederhana . Berikut beberapa karya anak-anak kelas 2:

Pahlawan

Karya : Rania

Wahai pahlawanku
Sungguh besar jasamu
Kau yang menyerang Belanda
Kau yang membuat Indonesia tetap merdeka

Karenamu Indonesia menjadi jaya
Kau yang membuat kami tenang di Indonesia
Kau sangat berjasa
Terima kasih pahlawaku
Read the rest of this entry »

, , ,

6 Comments