Ayo Berlin!

Berlin adalah murid saya di kelas 6 SD. Saat acara pelepasan sekolah, diminta untuk mendeklamasikan sebuah puisi berisi ungkapan terima kasih untuk guru. Saya yang ketika itu mendapat tugas untuk membantu latihan operet dimana Berlin berdeklamasi, dibuat greget! Mengapa? Pasalnya saya nilai Berlin belum maksimal membawakan puisi.

Saya tahu betul potensi dia. Kebetulan saya adalah walikelasnya sewaktu dia kelas 1 dan 2 . Saya katakan padanya; Berlin ayo eksplor lagi… penghayatannya. Ibu yakin kamu bisa lebih dari itu!”

Rupanya motivasi saya berhasil juga dari hari ke hari Berlin semakin cemerlang. Semula dia membacakan puisi dengan secarik kertas, tanpa gaya, tanpa ekspresi. Tapi akhirnya …

Saat pementasan tiba, Berlin bawakan puisi itu dengan penuh penghayatan. Ungkapan terima kasih pada guru yang tulus, dalam dan benar-benar keluar dari sanubari.

Berlin telah membuat saya menitikkan airmata. Saya acungkan jempol padanya. Satu hal yang saya pelajari hari itu adalah: kita sebagai guru perlu terus memotivasi dan memberikan sugesti positif pada siswa. Thanks Berlin..

  1. #1 by koeshariatmo on 13 June 2013 - 5:08 pm

    salut bu.. sungguh…
    hypno, nlp, ereksonian? atau gado2 campur aduk… hihihi

  2. #3 by indahsulistiowati on 11 October 2013 - 7:22 am

    Strength of a teacher motivation is not only affected for young learner. Even when they growth up and being college students, motivation from teacher still has a big role. Thanks for motivating me Ms. Resty😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: