Bu, Sepatu Saya Hilang …

Sepatu anak-anak di sekolah (dok.pribadi - Ms. Resty)

“Bu, sepatu saya hilang lagi..” seorang anak memberi laporan.

Coba cari dulu, mungkin di dekat pot bunga”

“Enggak ada, bu”

Nanti, ibu guru cari, ya”

Ini adalah persoalan kecil saya  selama menanggani anak-anak di kelas 2 SD.  Biasanya begitu mendapat laporan ada sepatu yang hilang saya langsung mencari ke sana ke mari . Ada dua opsi; tertukar  atau  disembunyikan teman. Jika sepatu hilang (tepatnya disembunyikan) pasti berhasil ditemukan. Kalau tidak dekat pot bunga, tempat sampah, kelas TPA atau perpustakaan.  Persoalan hilangnya sepatu mungkin hal yang sepele. Tapi jika sering terjadi, merepotkan juga.

Di kelas kami memang ada kesepakatan untuk membuka sepatu. Sepatu anak-anak disimpan di rak sepatu yang ditempatkan di depan kelas. Mengapa kami sepakat untuk membuka sepatu? Selain untuk menjaga kebersihan kelas, juga agar karpet yang digelar tidak cepat kotor. Karpet itu digunakan anak-anak untuk membaca buku saat jeda pelajaran. Yang ingin saya share disini, bukan hilangnya sepatu, tapi  bagaimana saya mencoba menemukan tangan kecil jahil yang menyembunyikannya.

Setelah berusaha mencari ke berbagai tempat, Sepatu itu tidak saya temukan. Capek juga. Tiba-tiba terpikir sebuah ide untuk menyelesaikan masalah ini. Saya langsung memanggil anak yang sering bersengketa dengan anak yang melapor sepatunya hilang. Dugaan saya, paling tidak ada sedikit kaitan antara seringnya mereka berkelahi dengan hilangnya sepatu.

Aduh, bu guru sedang kebingungan nih. Bisa minta tolong tidak?”

“Bisa bu, Emangnya kenapa?”

Ini, ada sepatu teman yang hilang. Ibu sudah cari tapi gak ketemu.  Sepertinya di kelas kita perlu ada polisi kelas, ya. Gimana kalau sekarang kamu jadi polisi kelas. Mau kan?

“Mau, bu”

“Kalau begitu ibu jadikan kamu polisi kelas , yah. Tugas pertama pak polisi adalah mencari sepatu yang hilang”

“Saya tahu, bu ”

Wah, Terima kasih. Tolong cari ya..”


Lima  menit kemudian

“Ini Bu sepatunya”

waahhh….., terima kasih banyak ya. Ibu yakin setelah ada polisi kelas,  pasti kelas kita aman. Kalau ada sepatu yang hilang, tinggal minta tolong polisi kelas.

Dan ibu juga yakin , mulai sekarang tidak akan ada lagi sepatu hilang.”


Sekarang

Alhamdullilah,  tidak ada lagi laporan sepatu hilang berkat trik asas praduga tak bersalah .

Happy ending🙂

, , , , , ,

  1. #1 by aryadevi on 5 April 2010 - 6:35 am

    menarik ibu guruku, masalah ringan yang dapat dikembangkan menjadi proses pembelajaran terpadu.

    • #2 by Ms. Resty on 6 April 2010 - 2:35 am

      Thanks pak Arya. Masalah ringan , tapi jika tidak segera ditindak lanjuti,cukup merepotkan.

  2. #3 by Zainal Muttaqien on 5 April 2010 - 3:09 pm

    jadi ingat masa SD dulu.. seneng kalo punya bu guru yg cantik dan baik hati.. jd pengen gak naik kelas aja biar bisa ketemu sama bu guru sepanjang taon… hehehehehe! salam kenal dan salam hormat sebagai sesama guru…

    • #4 by Ms. Resty on 6 April 2010 - 2:36 am

      ha..ha… bisaaaa. aja pak guru nih.
      Salam kenal pak Zainal..

  3. #5 by AL on 6 April 2010 - 2:29 am

    Hihi, iya tuh. Jangankan kelas kecil, kelas lima aja masih juga begitu. Sama juga, ada polisi kelasnya. Tapi di kelas saya namanya regu ketertiban. Anggota regu ini dipilih oleh siswa-siswa sendiri, dan mereka bertugas di hari tertentu. Regu ketertiban ini yang menjadi mata tambahan guru salah satunya mengenai ini…

    Tapi kayaknya, polisi kelas lebih asik namanya tuh…

    • #6 by Ms. Resty on 6 April 2010 - 2:37 am

      Regu ketertiban, polisi kelas, atau kalau detektif kelas gimana? hi..hi…

  4. #7 by Sepatu Eagle on 14 July 2010 - 9:10 am

    Dear Rekan Netter…

    Salam perkenalan, dengan kerendahan hati, kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan masyarakat Indonesia kepada EAGLE sebagai salah satu Sepatu Olahraga Terbaik Indonesia , Kategory Sepatu Olahraga , pada TOP 250 Indonesia Original Brands 2010 versi majalah SWA ( Ref. No.09/XXVI/29 April – 11 Mei 2010 ) atau bisa klik link ini :

    http://swamediainc.com/award/2009top250originalbrand/index_13.html

    Lihat koleksi kami di : http://www.eagle.co.id

    Terima kasih

  5. #8 by lena nurjayanti 7f on 11 November 2012 - 2:36 pm

    kalo saya mengajar d tk ibu guru kami,
    terkadang tidah hanya pensil dan crayon yang hilang.
    jika di terapkan untuk anak tk apakah bisa? sedang kan anak tk jika di suruh guru terkadang tidak mau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: