Posts Tagged PAIKEM

Aplikasi Pembelajaran yang Menyenangkan- Pelatihan Guru Yoskids Kalimantan Selantan


Hari kedua bersama guru-guru Yoskids, lebih seru lagi karena guru- guru TK dan PAUD bergabung dengan guru-guru bahasa Inggris  brainstrom tentang membangun pembelajaran yang menyenangkan (PAIKEM).

  • Setiap anak adalah bintang , setiap anak adalah cerdas. Tugas guru untuk mengembangkan kecerdasaaan tiap anak .
  • Memahami karakteristik dan keberagaman kecerdasaan anak (multiple intelligences), memacu guru untuk merancang pembelajaran yang dapat mengakomodasi kecerdasaan majemuk .
  • Mendapat pembelajaran yang menyenangkan adalah hak anak dalam belajar.
  • Ketika kejenuhan mulai melanda anak didik kita,  refreshlah dengan kegiatan yang membangkitkan semangat anak dengan ice breaking, energizer atau kegiatan lain sesuai kondisi.

Membangkitkan suasana dengan Bingo game

Ayo bergerak! – Contoh energizer

Sesi pelatihan  diisi   dengan kegiatan:

  • Problem solving dari permasalahan yang kerap ditemui guru dalam pembelajaran
  • Merancang RPP yang kreatif, menyenangkan dan mengakomodir multiple intelligences
  • Micro teaching  and sharing
  • Pembuatan APM (Alat Peraga Murah) dengan memanfaatkan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat.

Sesi pembuatan APM

Pelatihan ini ditutup dengan recalling beberapa peserta  yang terlihat masih antusias sampai sesi terakhir.

Foto Bersama

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada sahabat saya – Bapak Syahrani – the owner of Yayasan pendidikan YOSKIDS Pelaihari Tanah  Laut Kalimantan selatan karena pelatihan guru ini tak mungkin terselenggara apabila beliau tak menganut falsafah bahwa : Barometer sekolah yang baik dapat terlihat dari seberapa banyak sekolah tersebut mengadakan pelatihan bagi guru-gurunya. Usaha beliau mengundang saya  terbang dari Tangerang ke Kalimantan adalah sebuah pembuktian

GO  GO YOSKIDS  :)

foto-foto pelatihan guru Yoskids di flickr.com

, , , , ,

Leave a comment

Pembelajaran Tematik #2


Pelaksanaan pembelajaran tematik memerlukan adanya tahap persiapan/perencanaan dan tahap pelaksanaan. Kegiatan yang dilakukan pada tahap persiapan adalah melakukan pemetaan SK dan KD, menentukan tema, membuat jaringan tema, dan menyusun silabus untuk setiap tema yang mencakup beberapa mata pelajaran dan penyusunan RPP. Pada tahap pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan dengan pengaturan kegiatan harian yang terdiri dari kegiatan pembukaan yang dilaksanakan selama kurang lebih 1 jam pelajaran, kegiatan inti selama 3 jam pelajaran dan kegiatan penutup selama 1 jam pelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran perlu memperhatikan beberapa prinsip yaitu memiliki satu tema sebagai alat pemersatu beberapa mata pelajaran, berpusat pada siswa, memberi kesempatan kepada anak untuk melihat langsung obyek yang sesungguhnya, melibatkan semua indera, menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.

Beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan dalam peneapan pembelajaran tematik antara lain :

  • Tidak semua mata pelajaran harus dipadukan,
  • Dimungkinkan terjadi penggabungan kompetensi dasar lintas semester pada kelas yang sama
  • Kompetensi dasar yang tidak dapat dipadukan, jangan dipaksakan, namun dapat dibelajarkan melalui tema lain maupun disajikan secara tersendiri
  • Kegiatan pembelajaran ditekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral
  • Setiap kegiatan pembelajaran hendaknya selalu mempergunakan alat peraga yang sesuai dengan tujuan
  • Judul/nama tema maupun jumlah tema yang dipilih ditentukan oleh masing-masing sekolah, disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan, dan daerah setempat,
  • Agar pelaksanaan dapat optimal, jumlah peserta didik disesuaikan dengan jumlah guru di kelas. (Yuke Indrati , http://www.puskur.net)

, , ,

2 Comments

Pembelajaran Tematik #1


Dalam rangka implementasi Standar Nasional Pendidikan yang dijabarkan dalam Permendiknas no 22 tahun 2006 tentang Standar Isi, maka pembelajaran di kelas awal SD; kelas 1-3  dilaksanakan dengan pendekatan tematik. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang dirancang dengan tema-tema . Mengaitkan berbagai mata pelajaran ke dalam sebuah tema tertentu sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna (meaningfull) bagi siswa . Esensi dari pembelajaran tematik ini adalah agar siswa dapat melihat sebuah pembelajaran  secara utuh.  Karena sesuasi karakteristik tingkat perkembangan usia ini, mereka  masih melihat segala sesuatu sebagai suatu keutuhan (holistik) .  Untuk itulah Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan indikator mata pelajaran  ( IPA, IPS, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika dsb ) yang dapat dikaitkan dengan tema, dipetakan dan direkatkan dalam sebuah jaring-jaring tema.

Karakteristik Pembelajaran tematik

  1. Berpusat pada siswa
  2. Belajar melalui pengalaman langsung
  3. Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas
  4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran
  5. Bersifat fleksibel
  6. Hasil pembelajaran sesuai minat dan kebutuhan siswa
  7. Menggunakan prisinp belajar sambil bermain dan menyenangkan

 

Bersambung…

, , ,

Leave a comment

Metode Bercerita dalam Pembelajaran PKn- SD


 

 

Anak-anak pasti suka dongeng.  Kegiatan mendongeng atau bercerita ini dapat guru gunakan dalam menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan. Metode bercerita ini dapat menarik minat belajar siswa. Selain itu  memiliki tujuan yang luhur karena  bermuatan  pesan moral yang baik dan sangat berarti  bagi perkembangan  jiwa anak. Mendongeng pun menjadi cara termudah mengajari sesuatu kepada anak anak tanpa kesan menggurui. Dengan kata lain tujuan utama mendongeng adalah memperkaya  pengalaman batin anak dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan dengan cara yang paling sederhana dan menarik – (  Kak Kusumo –  http://www.rajadongeng.com . )

Menciptakan pembelajaran PKn yang menyenangkan dengan metode  bercerita,  menjadi salah satu teknik pembelajaran yang berguna dalam membangun  karakter dan kepribadian siswa.  Dalam kegiatan ini,  guru harus pandai memilih cerita yang sesuai dengan perkembangan anak ,  pun  diselaraskan dengan tujuan pembelajaran atau Kompetensi Dasar yang sedang ditanamkan . Ajaklah anak-anak duduk melingkar di atas karpet. Perlihatkan buku yang akan dibacakan. Kondisikan siswa agar fokus pada cerita yang akan disampaikan . Baca selengkapnya…

, , , ,

6 Comments

Melaksanakan Pembelajaran yang PAIKEM


Sesuai isi Permendiknas No. 41  thn 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan Menengah, dijelaskan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran harus dilaksanakan sebagai proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat (Long Life Education). Pendidik haruslah memberi keteladanan, membangun kemauan dan menggali kreativitas peserta didik. Paradigma pengajaran kini beralih menjadi paradigma pembelajaran.

Dalam paradigma pengajaran , peran guru sangat dominan ( teacher centered) sedangkan dengan paradigma pembelajaran – peserta didiklah yang aktif (student centered). Pembelajaran menjadikan siswa menjadi subjek didik yang aktif.

Proses pembelajaran harus  direncanakan, dilakanakan, dinilai dan diawasi agar pelaksanaannya efektif dan efisien. Proses pembelajaran itu juga hendaknya memahami keragaman dan karakteristik siswa, fleksibel, variatif dan memenuhi standar. Untuk itu pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah  harus interaktif,  inspiratif, menyenangkan, menantang dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dan memberi ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai bakat , minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik Baca selengkapnya…

, , ,

2 Comments

Menyulut Semangat Siswa dengan Energizer #2


Selain dengan menyanyikan lagu,  memicu semangat siswa dalam pembelajaran dapat guru lakukan dengan cara mengajak anak-anak bermain tepuk tangan. Contoh:

TEPUK PERMAINAN

Tepuk satu kali        prok

dua kali         prok  prok

dst

TEPUK PENJUMLAHAN

tepuk tangan  1 kali        prok

2+ 1           prok prok prok

dst

( dapat disesuaikan dengan tingkat kelas; pengurangan atau perkalian)

Baca Selengkapnya…

, , , , , , , , , ,

1 Comment

Menyusun Perencanaan Pembelajaran yang PAIKEM #3 – Contoh RPP


Contoh RPP Bahasa Indonesia SD

Tema                       : Binatang

Kelas/Semester  : 2/2

SK                     : Menulis

Menulis permulaan dengan mendeskipsikan benda di sekitar dan menyalin puisi anak

 

KD                           : Menulis

8.1 Mendeskripsikan tumbuhan/binatang di sekitar secara sederhana dengan bahasa tulis

Silahkan download di bawah ini:

Contoh RPP B. Indonesia Kelas 2 SD

 

, , ,

14 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,455 other followers