Posts Tagged motivasi belajar

Memotivasi Anak Membuat Puisi #1


Mencintai karya sastra sejak kecil tentunya akan menjadi benih yang berguna di kemudian hari. Apalagi jika kemudian anak tergerak hatinya untuk membuat karya sastra, baik berupa cerita maupun puisi. ‘Special Moment’ inilah yang patut kita apresiasi.

Seperti di semester 2 tahun-tahun lalu saya selalu menemukan bibit- bibit unggul yang memiliki kecerdasan linguistik utamanya membuat dan mendeklamasikan puisi. Tentu saja ‘penemuan’ ini tidak serta merta datang begitu saja apabila kita sebagai pendidik tidak memfasilitasi tumbuh dan kembangnya kemampuan berbahasa ini. Melalui KD Bahasa Indonesia di kelas 2 SD, saya selalu mengajak anak-anak untuk mencoba sendiri membuat puisi anak sederhana. Langkah-langkah secara garis besar pembelajaran ini adalah:
Read the rest of this entry »

, , , , ,

1 Comment

Cara Menarik Perhatian Siswa


Ketika pelajaran pagi baru dimulai, tentulah mudah bagi guru untuk meminta siswa memberi perhatian pada pembelajaran yang akan dimulai. Akan tetapi  setelah jam  istirahat atau menjelang siang bahkan menjelang waktu pulang, membuat siswa untuk tetap berkonsentrasi pada pelajaran atau sekedar mendengarkan penjelasan guru, sungguh amat sulit. Karena siswa sudah merasa capai dan bosan dengan aktivitas belajar yang menguras pikiran serta  energi mereka.

Lalu bagaimana cara menarik perhatian mereka? Ini adalah beberapa tips  yang mungkin dapat diterapkan :

  • Meminta siswa memberi perhatian dengan cara menjawab sapaan  >
           Guru     : Hallooo…
           Siswa    :  Hai…
           Guru     : Hai …
           Siswa     : Halloo…
  • Menciptakan yel-yel kelas . Contoh:
            Guru    : Kelas satu A…
            Siswa    : Semangat!
            Guru      : Kelas satu A
            Siswa     : ceria…
  • Bermain patung
           Guru      : Semuanya jadi patung!
          ( Siswa diam menjadi patung)
           Guru      :  Patung
          ( Siswa bergerak merubah gaya tapi tetap diam seperti patung)
           Guru      : Patungnya duduk  atau Patungnya mendengarkan!
Mudah-mudahan bermanfaat

9 Comments

Tips Memotivasi Siswa Kelas Rendah (Kelas 1-3 SD) untuk Menyelesaikan Tugas


Kendala yang dihadapi guru di kelas bukan hanya masalah kognisi atau psikomotor saja. M.asalah yang berhubungan dengan afeksi atau prilaku siswa terkadang menuntut guru untuk segera menanganinya.

Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah sikap tanggung jawab dan kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru di kelas. Kerap kita sebagai guru menemui anak yang tidak dapat menyelesaikan tugas misalnya menyelesaikan soal latihan di papan tulis untuk disalin dan dikerjakan di buku tulis siswa. Waktu yang tersedia selama 2 x 35 menit belum cukup bagi mereka untuk menuntaskan latihan itu. Akhirnya lagi dan lagi mereka tak selesai. Latihan soal di sekolah ujung-ujungnya buat PR saja. Jika hal ini berlangsung terus menerus tentu jiwa pendidik kita tergerak untuk memperbaiki prilaku belajar ini. Jika motivasi verbal sudah tidak dapat digunakan mungkin strategi ini dapat membantu. Salah satu strategi yang saya terapkan di kelas adalah dengan permainan balap mobil (baca: balap nulis)
1. Sediakan 4 gambar mobil dengan warna berbeda yang mewakili tiap barisan bangku siswa. Unduh saja gbr mobil ini di google gambar supaya cepat.
2. Gunting/buat lubang berbentuk persegi panjang/kotak di bagian tengah gbr mobil. Ini gunanya untuk untuk menulis nama si pembalap.
3. Tempelkan ke empat gbr mobil di papan tulis.
4.. Tentukan siapa anak yang menjadi pembalap. Dialah yang menjadi wakil dari tiap barisan. Karena target dari permainan ini adalah agar ‘slow writer’ dapat menuntaskan tugasnya, tentu. saja kita memilih anak-anak yang selalu tak selesai menyelesaikan latihan.
5. Tulislah nama mereka di kotak yang tersedia
6. Buat aturan permainan balap mobil ini misalnya setiap barisan akan dinilai oleh guru apabila si pembalap sudah selesai menulis. Jadi sang pembalap harus bertanggung jawab pada barisannya agar teman-temannya mendapat nilai dari guru. Kalau pembalap belum selesai, harap menunggu.
7. Guru mulai menuliskan latihan di papan tulis untuk dikerjakan oleh semua anak. Dengan catatan , guru akan menilai tiiap barisan jika pembalap sudah selesai. So.. Does it work?

Alhamdulillah … Para slow writers akhirnya bisa menyelesaikan tulisannya. Dengan waktu 5x lebih cepat dari biasanya. Fantastik bukan?

Jadi kendala yang dihadapi para slow writers itu bukan pada kemampuan motorik halusnya akan tetapi adalah dari niat mereka untuk menyelesaikan tugas.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a comment

Menyulut Semangat Siswa dengan Energizer #2


Selain dengan menyanyikan lagu,  memicu semangat siswa dalam pembelajaran dapat guru lakukan dengan cara mengajak anak-anak bermain tepuk tangan. Contoh:

TEPUK PERMAINAN

Tepuk satu kali        prok

dua kali         prok  prok

dst

TEPUK PENJUMLAHAN

tepuk tangan  1 kali        prok

2+ 1           prok prok prok

dst

( dapat disesuaikan dengan tingkat kelas; pengurangan atau perkalian)

Baca Selengkapnya…

, , , , , , , , , ,

1 Comment

Tips Memotivasi Siswa untuk Belajar


Blog Sahabat : http://akhmadsudrajat.wordpress.com

Motivasi belajar siswa merupakan  hal yang amat penting bagi pencapaian kinerja atau prestasi belajar siswa. Dalam hal ini, tentu saja menjadi tugas dan kewajiban guru untuk senantiasa dapat  memelihara dan meningkatkan motivasi belajar siswanya. Meminjam pemikiran dari  USAID DBE3 Life Skills for Youth, berikut ini beberapa ide yang dapat digunakan oleh guru untuk memotivasi siswa di dalam kelas.

Tips  Memotivasi Siswa untuk Belajar Baca selengkapnya…

,

Leave a comment

Mengaktifkan Sistim Kerja Otak Korteks Dalam Memotivasi Belajar Anak = Menanam Cinta untuk Si Buah Hati


OTAK

3 DALAM 1

1.  Batang Otak

- letak  dekat tengkuk, bagian  bawah rambut

- sering disebut juga reptil ( istilah bu Ery)

-bagian otak ini untuk pertahanan dan perlawanan

” Anak saya susah sekali kalau disuruh belajar. Kalaupun mau, itupun saya paksa. Sambil nangis lagi!”

Efektifkah cara anak belajar seperti ini?

Jika anak belajar sambil menangis, marah-marah, melawan dsb  itu salah satu ciri ia belajar dengan mengunakan batang otak . Ketika batang otak ( kita sebut saja reptil) ini dipilih anak sebagai jembatan dalam menghidupkan energi belajarnya  maka hasil belajar yang diperoleh akan bersifat sementara dengan kata lain sekarang dia ingat, besok lupa lagi atau  sekarang dia bisa, besok belum tentu.  Anak yang belajar dengan sistim otak ini hanya akan berpikir melawan , bertahan atau kabur.

Cara belajar seperti ini selain  tidak efektif juga akan  merusak kenyamanan kegiatan pembelajaran itu sendiri.  Alhasil tujuan belajar tidak dapat dicapai dengan maksimal. baca selengkapnya…

,

3 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,452 other followers