” Horeeee!!”
Teriakan anak-anak kelas 2 memenuhi ruangan ketika bu guru mengatakan bahwa pelajaran PKn hari ini kita akan melaksanakan kegiatan musyawarah dengan mengadakan pemilihan ketua kelas. Pelajaran dimulai dengan tepuk belajar , bermain tepuk perkalian, menyanyikan lagu Ampar-Ampar Pisang lalu Rasa Sayange dan akhirnya bu guru menyampaikan kegiatan hari ini yang disambut sorak-sorai anak-anak. Sebelum pelaksanaan pemilihan ketua kelas, bu guru mengajukan 2 pilihan pada kami. Kami dipersilahkan untuk memilih jenis musyawarah yang akan diadakan.
Pilihan 1 : Pemilihan ketua kelas itu dilaksanakan dengan cara musyawarah untuk mufakat ( bu guru lalu memberi contoh )
Pilihan 2 : pemilihan ketua kelas dilaksanakan dengan cara pemungutan suara.
Pilihan kedua rupanya lebih banyak diinginkan . Bu guru lalu meminta tiap kelompok untuk mengirimkan calonnya. Setiap calon yang diajukan harus berdasarkan hasil kesepakan musyawarah kelompok. Apabila dalam satu kelompok masih ada 2 calon yang diajukan, bu guru pun mengulang penjelasan ” Silahkan setiap kelompok bermusyawarah untuk menentukan satu calon saja.” Mengapa bu guru mengulang-ulang penjelasan ini? Karena banyak anak yang mengangkat tangan untuk dipilih menjadi calon ketua kelas sedangkan jabatan ketua kelas, kan hanya satu .
Setiap calon ketua kelas ditulis namanya di papan tulis. Bu guru menggambar wajah masing-masing calon. Acara ini cukup mengundang gelak tawa anak-anak. Selanjutnya anak-anak diminta untuk mendengarkan tata cara pemilihan :
- Setiap anak bebas memilih nama calon ketua kelas yang diinginkan pada kertas yang telah disediakan.
- Kertas digulung dan dimasukkan ke dalam kotak namanya kotak suara.
- Hasil perolehan suara dihitung bersama-sama dan di tulis di papan tulis.
Acara menghitung suara ini sungguh mendebarkan karena masing-masing anak menjagokan pilihannya. Sampai akhirnya terpilih sang ketua kelas yang meraih suara terbanyak. Kata bu guru sebutan untuk suara terbanyak itu adalah suara mayoritas. Bu guru meminta sang ketua kelas untuk maju ke depan dan mengucapkan terima kasih kepada teman-teman. Kegiatan hari ini ditutup dengan mengerjakan latihan soal tentang apa yang sudah kami laksanakan yaitu bermusyawarah.
- Hari ini kami melaksanakan pemilihan ketua kelas dengan cara pemungutan..
- Yang meraih suara terbanyak berhak menjadi ketua…
- Suara terbanyak disebut juga suara…
Alhamdulillah kami tidak mengalami kesulitan dalam mengisi latihan soal karena kami sudah mempraktekkannya. Hari ini , kata bu guru kami belajar berdemokrasi.








Makasih banget ya idenya….bakal saya praktekkan nih miss….
kangen dah lama ga berkunjung ke sini.
Berharap, masih banyak lagi tulisan soal pembelajaran yg bisa menginspirasi banyak orang seperti tulisan macam ini miss…
Semoga Allah membalas kebaikan miss resty, semoga akan tercipta guru2 teladan seperti miss resty, dan tentu saja generasi yg ddidik menjadi lebuih tangguh…
salam hangat,
Devi Yudhistira
Terima kasih mbak Devi . Saya juga sudah lama tidak mampir ke blog mbak Devi
saya senang sekali bisa belajar melalui internet mengenai pelajaran pkn untuk kelas dua {2} sekolah dasar.
tulisannya menarik banget..
terimakasih
thanks mbak Diah
Terima masih ya mba
terimaksih iya mbak, atas materinya…
Sama-sama